Motreti Candi Borobudur dari Atas Kendaraan Yang Melaju

Sudah lama banget saya tak memotret Candi Borobudur. Memotret ini tak berarti harus berkunjung ke dalam area wisata candi lho! Saya justru jarang sekali masuk ke area wisata candi, mungkin sudah puluhan tahun tak saya lakukan.

Terakhir saya memotret candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, itu pada 25 Desember 2018 dari Punthuk Setumbu, pagi-pagi selepas subuh. Kala itu jelas musim hujan, langit dipenuhi awan, dan Gunung Merapi yang semestinya menjadi background nan elok tertutup awan tebal. Semburat cahaya sunrise pun sama sekali tak tampak. Namun ya tetap saja indah karena kabut masih menggelayut di antara rimbun pepohonan di bagian bawahnya.

Candi Borobudur yang saya potret dari Punthuk Setumbu (25/12/2018).

Ya, saya suka memotret candi itu dari kejauhan. Lebih cantik dan elegan. Ini hanya rasa saya saja, jangan ditanya alasannya.

Hanya saja, setiap saya punya kesempatan dolan ke seputaran Borobudur kok kondisi langit di sekitar candi pas mendung, diselimuti awan tebal. Seperti sudah saya bilang, sekitar empat tahun silam ketika berkunjung, situasinya berawan tebal. Pada hari Minggu lalu (4/8/2022), saya lagi-lagi menemui kondisi yang sama ketika dolan ke beberapa desa sekitar Candi Borobudur.

Dari atas kendaraan terbuka yang terus bergerak, saya ya tetap saja memotreti ketika pada titik tertentu saya menemui penampakan bagian atas candi. Hajar sajalah pokoknya, kendati kualitas cahaya matahari yang tertutup awan kurang elok rupawan.

Selain mendung, saya muter-muter di beberapa desa seputaran candi itu juga pada jam yang kurang menarik untuk pencahayaan, yakni antara pukul 8-10 pagi. Tujuannya sih memang tak untuk memotret, tapi berkunjung ke tempat usaha UMKM yang dikelola warga.

Di program tersebut, saya cuma diajak dan manut saja dengan pemimpin rombongan. Jadi, foto-foto candi yang tampil di sini ini saya bidik dari atas kendaraan yang melaju slowly. Asal jepret saja saat bagian atas candi terlihat dari kejauhan.

Namanya juga suka memotret, ya suka-suka aja memotretnya. Asal sudah masuk frame, langsung pencet tombol rana. Begitulah seterusnya. Yang penting gembira… hahaha.

2 responses to “Motreti Candi Borobudur dari Atas Kendaraan Yang Melaju”

    1. Maturnuwun, masé. Yg penting gembira 😁

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: